Pertolongan Pertama Mengatasi Sesak Nafas



Sesak nafas datang tanpa kita dapat prediksi sebelumnya, meski tidak terlalu berbahaya, sesak nafas juga memerlukan penanganan khusus dalam mengatasinya. Penderita sesak nafas memiliki banyak pantangan dalam melakukan aktifitas apapun, seperti di larang mengkonsumsi makanan laut, dilarang terkena debu atau serbuk sari, dilarang beraktifitas saat udara sedang dingin dan masih banyak pantangan lainnya untuk penderita sesak nafas.

Namun karena kedatangan nya yang tidak bisa kita tebak, seseorang yang berada di sekitarnya seperti keluarga wajib mengetahui penanganan apa saja yang dapat dilakukan, terutama memberi pertolongan pertama pada penderita sesak nafas, nah di bawah ini saya akan memberikan gambaran bagaimana cara memberi pertolongan pertama pada orang yang mengalami sesak nafas,.

Langkah pertolongan pada penderita yang sadar :


  • Saat anda bertemu dengan orang yang terkena sesak nafas bawalah orang tersebut ke tempat yang tenang biarkan dia untuk beristirahat sejenak
  • Segera hubungi rumah sakit atau klinik terdekat
  • Bantulah penderita supaya berada dalam posisi duduk dan sandarkan pundaknya dengan bantal atau apapun
  • Air hangat akan membantu kondisi penderita menjadi lebih baik, karena air hangat dapat membantu menghangatkan dada dan membantu pernapasan
  • Longgarkan pakaiannya, supaya tidak sesak. Kemudian pijatlah daerah syaraf paru-paru yang terletak di atas jempol kaki (tepatnya 3-5 cm di atas ibu jari)
  • Namun cara memijitnya harus dengan pelan-pelan. Bila perlu, berikan bronkhodilator seperti salbutamol atau berikan obat semacam pereda hirupan atau nebuliza. Apabila pertolongan pertama sudah dilakukan seperti di atas namun tidak ada kemajuan atau sering kambuh lagi, pergilah ke dokter untuk berkonsultasi.


Langkah pertolongan pada penderita yang tidak sadar


  • Cek respon penderita, dengan menekan kuku korban untuk merangsang nyeri
  • Segera panggil ambulans atau bantuan lain
  • Pastikan penderita bernapas dengan normal atau tidak
  • Periksa denyut nadi penderita

Komentar