3 Panduan Olahraga, Khusus Untuk Penderita Asma




Sebagai penderita asma, Anda di tuntut untuk selalu memperhitungkan hal apapun, termasuk olahraga. Untuk penderita asma, olahraga membutuhkan panduan agar nantinya tidak menjadi boomerang untuk kesehatan, karena seperti yang sudah banyak di bahas olahraga menjadi salah satu penyabab asma kambuh.

Nah karena itulah, pada kesemapatan hari ini saya akan membahas mengenai panduan olahraga khusus untuk penderita asma, penasarasn, yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

  • Pertama :  Hal ini penting di lakukan sebagai langkah awal sebelum melakukan olahraga, kbicaralah dengan dokter jika Anda mengalami gejala asma saat berolahraga, atau jika gejala yang Anda alami tidak kunjung berhenti. Dokter mungkin akan meresepkan obat yang harus di konsumsi secara rutin.



  • Kedua :  Buatlah plan olahraga untuk menimalisir kemungkinan buruk terjadi, pilihlah jenis olahraga yang cocok dengan kondisi tubuh, jika Anda memiliki asma yang di picu oleh olahraga, hindari olahraga saat udara dingin atau kering. Perhatikan juga udara di sekitar, jika polusi tidak memungkinkan untuk melakukan jogging, Anda dapat menggantinya dengan treadmill dalam ruangan atau kelas kardio. Pastikan fasilitas yang Anda gunakan memiliki ventilasi yang baik dan tidak menggunakan pemutih atau zat kimia yang keras yang dapat memicu gejala asma Anda.



  • Ketiga :  Menurut para ahli olahraga terbaik untuk penderita asma adalah berenag, berjalan, atau bersepeda. Untuk berenang baik di lakukan karena udara yang lembap dan hangat saat Anda berenang. Udara yang lembap menjaga saluran udara terbuka sehingga memudahkan bernapas. Namun, berhati-hatilah akan klorin yang dapat memicu asma. Sementara berjalan atau bersepeda baik di lakukan selama cuaca mendukung dan terbebas dari polusi. Walau Anda mungkin merasa khawatir terhadap olahraga yang memerlukan tenaga yang ekstra, seperti sepak bola, jangan langsung menyingkirkannya tanpa mencoba terlebih dahulu. Menurut Jonathan Parsons, MD, associate director of The Ohio State University Asthma Center, kenyataannya setiap aktivitas olahraga memiliki risiko yang memicu asma, dan kadar risiko berbeda-beda untuk setiap pasien. Apapun jenis olahraga yang Anda pilih, sertakan pemanasan dan pendinginan.

Komentar