- Daging Kambing
Terlepas dari kandungan lemak dan kolesterolnya yang tinggi, daging kambing memiliki banyak penggemar. Jika Anda juga menggemari daging kambing, sebaiknya tahan dulu dan hindari makanan ini sementara waktu. Khusus penderita radang paru-paru, hendaknya Anda memerhatikan asupan makanan dengan baik dengan menghindari daging kambing.
Ada zat yang terkandung di dalam daging kambing di mana zat ini mampu berpengaruh terhadap sistem peredarah darah. Bahkan zat tersebut mampu mendukung pembentukan zat nitrosamin yang mampu menjadi penyebab peradangan paru-paru. Jika terus-menerus mengonsumsinya ketika paru-paru sudah bermasalah, radang paru-paru dapat kemudian berpotensi menjadi kronis, jadi sebaiknya hindarilah.
- Ikan Asin
Pantangan makanan selanjutnya bagi penderita paru-paru adalah ikan asin yang begitu sederhana dan lezat. Ini karena ada zat nitrosamin yang juga ada di dalam ikan asin (tak hanya ada pada daging kambing). Zat nitrosamin ini adalah zat karsinogenik yang mampu menyebabkan peradangan di organ tubuh kita.
Sebetulnya, kandungan berbahaya yang ada pada ikan asin tidak hanya zat nitrosamin, tapi juga ada kandungan zat-zat lain yang juga mampu membentuk virus Epstein-Barr serta mengembangkannya. Waspadai zat-zat lain tersebut juga karena virus ini sangatlah membahayakan tubuh, terutama paru-paru. Karena virus tersebutlah, organ paru-paru bisa terkena peradangan dan jika sudah meradang, maka bisa memperparah kondisinya.
- Garam
Makanan asin apalagi yang bergaram tinggi perlu untuk dimasukkan ke dalam pantangan para penderita paru-paru. Jika Anda merupakan salah satu pengidap asma, garam adalah musuh utama yang sebaiknya dihindari. Meski garam memang merupakan sebuah bumbu dapur yang sudah kerap digunakan untuk membumbui masakan supaya lebih sedap, garam berlebihan juga tetap tidaklah baik.
Garam selain dimanfaatkan sebagai perasa masakan, bumbu dapur ini pun sering digunakan sebagai zat pengawet alami. Mengonsumsinya berlebihan bisa berakibat buruk tak hanya bagi paru-paru dan memperparah kondisi asma. Garam juga adalah pemicu utama dari tekanan darah tinggi sampai dengan kondisi penyumbatan pembuluh darah.
- Terasi Merah
Masyarakat Indonesia pasti sudah tak asing lagi dengan terasi yang menjadi bahan konsumsi yang sudah sangat populer. Sering dijadikan sambal, memang ini adalah pelengkap makanan yang sangat nikmat, terutama bagi pecinta sambal. Namun dibalik kelezatannya, terasi merah juga perlu diwaspadai oleh para penderita paru-paru.
Di dalam terasi merah ada kandungan rhodamin B yang merupakan sebuah zat penyebab iritasi di bagian sistem pernapasan. Saat mengonsumsi terasi merah berlebihan, otomatis ini akan mengakumulasi Rhodamin B yang padahal zat ini bersifat karsinogenik. Jika konsumsi dalam jangka waktu lama, maka peradangan pada paru-paru bisa terjadi atau justru menjadi tambah buruk.
- Alkohol
Alkohol sudah jelas termasuk makanan maupun minuman yang cukup berbahaya bagi kesehatan. Untuk makanan dengan kandungan alkohol tinggi seperti tape, bila dikonsumsi berlebihan bisa menjadikan seseorang mengalami tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan akhirnya berpenyakit jantung. Sedangkan minuman alkohol sendiri tak baik untuk kesehatan secara menyeluruh, terutama sistem saraf.
Bahaya minuman keras bagi kesehatan tentu sudah diketahui oleh setiap orang di mana ketika mengonsumsi alkohol berlebihan bisa berpengaruh juga terhadap kesehatan paru-paru. Selain mengakibatkan hipertensi, konsumsi alkohol mampu menyebabkan perkembangan lebih cepat akan zat nitrosamin di dalam tubuh penderita paru-paru. Maka dari itu, alkohol dilarang untuk dikonsumsi oleh para pengidap gangguan paru-paru.
Untuk obat sesak nafas anda dapat mengunjungi situs kami yang lain dengan alamat obatpenyakitsesaknafas.com






Komentar
Posting Komentar