Yuk Simak Penjelasan Mengenai Diet Vegetarian Yang katanya Baik Untuk Kesehatan Jantung



Tak terhitung sudah berapa banyak artikel yang menjelaskan manfaat sayuran untuk kesehatan tubuh, beberapa manfaat sayuran yang telah banyak orang tahu anataralain memperlancar pencernaan dan menurunkan berbagai penyakit. Bahkan menurut salah satu penelitian yang di lakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition, diet vegetarian dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Menurut penelitian tersebut, orang-orang yang melakukan diet vegetarian memiliki risiko 34% lebih rendah terkena penyakit jantung iskemik. Penyakit jantung iskmeik sendiri merupakan serangan jantung yang di sertai dengan keluhan nyrei dada. Fakta tersebut,

Tekanan darah dan kolestrol yang terjaga dalam tubuh di duga menjadi hal yang melatar-belakangi diet vegetarian baik untuk kesehatan jantung. Selain itu, faktor lain yang mungkin mempengaruhi hal itu adalah kandungan nutrisi pada sayuran, biji-bijian, serta lemak jenuh yang lebih rendah daripada daging.

Menurut penjelasan yang di ungkapkan oleh Dr. Kyla Lara yang merupakan penulis dari penelitian tersebut mengungkapkan bahwa “Membatasi daging olahan, lemak jenuh, lemak trans, karbohidrat olahan, dan makanan tinggi gula adalah gaya hidup yang membuat jantung sehat, dan secara khusus dapat membantu mencegah gagal jantung,”

Beliau juga menambahkan jika penlitian ini menunjukan bahwa diet vegetarian dapat menjadi faktor penting dalam penyempitan arteri. Pada akhirnya, hal tersebut dapat menurunkan risiko serangan jantung, stroke, dan gagal jantung.

Penelitian dari American Heartt Association menambhaknkan, pola makan diet vegetarian merupakan pilihan terbaik untuk mengurangi risiko gagal jantung, bahkan hal itu berlaku untuk orang-orang yang sebelumnya tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

Kesimpulannya, diet vegetarian memang baik untuk kesehatan , namun ingat, Anda harus tetap memperhatikan pola makan Anda, hindari porsi makan berlebih dan makanan manis. Karena jika Anda mengabaikan hal itu, Anda malah mungkin saja mengalami obesitas. Kondisi ini tentu dapat meningkatkan risiko serangan jantung di kemudian hari.

Komentar